5 Perubahan Tren Wisata di Masa Pandemi dan Era New Normal

Tren Wisata di Masa Pandemi dan Era New Normal - Kemunculan corona atau virus covid-19 mau tidak mau sudah mengubah banyak hal. Salah satu yang mendapatkan dampak yang sangat besar adalah di sektor pariwisata. Selama beberapa bulan pertama ketika PSBB total diberlakukan, sektor ini bisa dikatakan hampir mati total tanpa adanya pendapatan atau pemasukan dari para pengunjung.

Perubahan Tren Wisata di Masa Pandemi Saat Ini

tren wisata di masa pandemi dan era new normal

Untungnya, setelah PSBB dilonggarkan, bidang pariwisata bisa sedikit bernapas. Namun tentu saja, karena pandemi tersebut penyesuaian dan perubahan terjadi. Perubahan dan penyesuaian ini bukan hanya dilakukan oleh pemerintah serta pengelola tempat wisata saja melalui protokol, para wisatawan pun melakukan penyesuaian diri. Lalu tren apa yang terjadi di bidang pariwisata setelah pandemi ini?

Wisata Ramai-Ramai Menjadi Wisata Sendiri

Tren wisata yang pertama yang berubah adalah jumlah orang yang bepergian. Paket wisata kelompok besar turun drastis karena kebanyakan orang lebih memilih pergi sendiri. Sekali pun pergi bersama, biasanya pergi bersama keluarga dengan jumlah maksimal di hitungan 4 hingga 6 orang. Adanya perubahan tren bepergian ini tentunya karena ada kesadaran untuk menjaga jarak dan interaksi sosial.

Wisata Alam Jadi Tujuan

Tempat tujuan wisata yang lebih banyak dikunjungi di masa corona ini adalah wisata alam. Tujuan mengunjungi tempat-tempat ini biasanya adalah untuk menjernihkan pikiran serta mata yang sudah terlalu lama berkutat di dalam ruangan. Pergi berwisata ke alam juga biasanya dilakukan untuk membebaskan diri dari penggunaan gadget yang cukup intens. Dengan pergi ke alam juga bisa meningkatkan imunitas tubuh.

Pedoman Kesehatan, Keselamatan, Kebersihan dan Lingkungan (CHSE)

Supaya bisa tetap menikmati liburan dan menghindarkan diri dari penyakit corona, pemerintah dan juga pengelola tempat wisata menerapkan pedoman kesehatan, keselamatan dan kebersihan khusus. 

Ini merupakan sebuah tren wisata yang sangat positif dan sebenarnya bisa tetap digunakan sekali pun masa pandemi sudah berlalu. Selaku pengunjung, ada baiknya Anda mengikuti protokol ini demi kepentingan bersama.

Baca Juga : 4 Tren Wisata di Indonesia Milenial 2020

Wisatawan Domestik

Ketika masa libur tiba, kebanyak orang biasanya lebih memilih liburan ke luar kota, luar pulau bahkan luar negeri. Semenjak kehadiran virus covid-19, tren berwisata domestik justru lebih meningkat. Para wisatawan lebih memilih mengunjungi lokasi-lokasi wisata yang terdapat di kota tempat mereka berdomisili. Setidaknya, tempat-tempat tersebut jauh lebih terpantau dan diketahui termasuk pada zona mana.

Pembukaan Destinasi Wisata Secara Bertahap

Meskipun sudah ada kelonggaran, tidak serta merta seluruh tempat wisata dibuka untuk menerima pengunjung. Pembukaan destinasi wisata dilakukan secara bertahap. Selain itu, setiap tempat wisata juga menerapkan batasan jumlah pengunjung yang bisa datang dalam satu hari kunjungan. Tren wisata ini setidaknya bisa masih tetap mengikuti protokol dan di saat bersamaan membuat roda perekonomian berjalan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel